TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
"Mereka Tidak Sendiri", Kemenag Ciamis Santuni 2.345 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas.

"Mereka Tidak Sendiri", Kemenag Ciamis Santuni 2.345 Anak Yatim dan Penyandang Disabilitas.

Daftar Isi
×

 


"Tak sendiri, mereka dirangkul oleh kepedulian umat." Foto: arf

CIAMIS, fokusdesa.com| – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama mewarnai peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah di Kabupaten Ciamis. Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026, sebanyak 2.345 anak yatim dan penyandang disabilitas menerima bantuan yang disalurkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Ciamis bersama berbagai mitra, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis tersebut menjadi momentum memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.

Secara simbolis, sebanyak 259 penerima manfaat hadir langsung menerima santunan. Sementara ribuan penerima lainnya menerima bantuan melalui 37 Kantor Urusan Agama (KUA) yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis selama 1–10 Muharam 1448 Hijriah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Asep Lukman Hakim, mengatakan bahwa perhatian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan bagian dari implementasi ajaran Islam yang mendorong umat untuk saling membantu dan menguatkan.

“Anak-anak yatim dan penyandang disabilitas harus merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada masyarakat, pemerintah, dan berbagai lembaga yang peduli terhadap masa depan mereka,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun melalui berbagai lembaga sosial dan mitra yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Ciamis, Anwar, menuturkan bahwa momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

“Anak-anak yatim, dhuafa, dan penyandang disabilitas juga berhak merasakan perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan. Karena itu, budaya berbagi harus terus diperkuat dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Selain memberikan bantuan sosial, Pemerintah Kabupaten Ciamis juga mendorong berbagai program pemberdayaan agar anak-anak yatim dan penyandang disabilitas memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi, keterampilan, dan kemandirian di masa depan.

Menurut Anwar, santunan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu secara materi, tetapi juga mampu menumbuhkan semangat, optimisme, serta rasa percaya diri bagi para penerima manfaat dalam meraih cita-cita.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis, Kementerian Agama, BAZNAS, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), lembaga amil zakat, dunia usaha, perbankan, serta berbagai elemen masyarakat.

Melalui semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam bulan Muharam, diharapkan kepedulian sosial dapat terus tumbuh sehingga semakin banyak anak yatim dan penyandang disabilitas yang memperoleh dukungan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.


(Kaperwil jabar:ARF)

0Komentar