TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
Babinsa Sirnagalih Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rekrutmen SPPG

Babinsa Sirnagalih Klarifikasi Isu Dugaan Pungli Rekrutmen SPPG

Daftar Isi
×

 Fokusdesa.com, CIANJUR| – Terkait beredarnya informasi dugaan pungutan dalam proses rekrutmen tenaga kerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, pihak terkait memberikan klarifikasi.


Sebelumnya, seorang warga berinisial YS (34) mengaku sempat mendapatkan tawaran pekerjaan di SPPG dengan syarat membayar sejumlah uang. Namun, pengakuan tersebut masih bersifat sepihak dan belum terverifikasi secara menyeluruh.


Menanggapi hal itu, Babinsa Desa Sirnagalih, Didin, membantah adanya praktik pungutan dalam proses rekrutmen tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak pernah meminta ataupun menerima uang dari warga terkait peluang kerja di SPPG.


“Informasi yang beredar tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. Kami tegaskan tidak ada pungutan uang untuk bekerja di SPPG,” ujar Didin saat dikonfirmasi, Selasa (2/6/2026).


Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai atau menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, serta membuka ruang klarifikasi bagi pihak yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut.


Sementara itu, Kepala Desa Sirnagalih, Sugilar, menyatakan bahwa pihak desa berkomitmen menjaga proses rekrutmen berjalan transparan dan bebas dari praktik yang melanggar aturan.


“Kami tidak memiliki kepentingan lain selain membantu masyarakat, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi warga. Jika ada indikasi pelanggaran, tentu akan kami telusuri secara serius,” ujarnya.


Pemerintah desa juga berencana berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta pihak terkait lainnya guna memastikan kejelasan informasi yang berkembang di masyarakat.


Hingga saat ini, proses rekrutmen tenaga kerja SPPG di Desa Sirnagalih masih berlangsung. Masyarakat diimbau untuk melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan dugaan pungutan atau praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan resmi.


Redaksi masih berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan kebenaran informasi yang beredar.


(Tm)

0Komentar