FOKUSDESA CIANJUR| – Diskusi publik dan edukasi bertajuk “Dari Desa untuk Indonesia: Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai Pilar Kemandirian Ekonomi Rakyat” digelar di Lapangan Futsal Kodim 0608/Cianjur, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan masyarakat, di antaranya Dandim 0608/Cianjur, Kapolres Cianjur, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Cianjur, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat.
Forum itu membahas penguatan koperasi desa dan kelurahan sebagai upaya mendorong pemerataan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.
Ketua pelaksana kegiatan, Midi, mengatakan sinergi lintas sektor diperlukan agar program koperasi desa dapat berjalan efektif. Menurutnya, berbagai tantangan di lapangan perlu diselesaikan melalui koordinasi bersama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
“Kalau ada kendala, mari dibahas dan dicarikan solusi bersama. Dengan kebersamaan, setiap persoalan bisa diselesaikan secara baik,” ujar Midi.
Ia menjelaskan, perkembangan pembentukan koperasi di tiap desa masih bervariasi. Sejumlah wilayah telah memasuki tahap persiapan, sementara sebagian lainnya masih menghadapi kendala, seperti keterbatasan lahan dan administrasi.
Meski demikian, ia optimistis program tersebut dapat berkembang apabila seluruh pihak memberikan dukungan nyata.
Menurut Midi, kehadiran koperasi desa diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta mempermudah akses kebutuhan warga di tingkat desa dan kelurahan.
“Harapannya, koperasi bisa menjadi wadah pemberdayaan ekonomi rakyat dan membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Diskusi publik tersebut juga menjadi sarana komunikasi antara pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis desa di Kabupaten Cianjur.
(Ganjar)













0Komentar