TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
Energi Seni dan Pers Berpadu! PWI Cianjur Gebrak HPN Banten 2026 Lewat Monolog Topeng Dam

Energi Seni dan Pers Berpadu! PWI Cianjur Gebrak HPN Banten 2026 Lewat Monolog Topeng Dam

Daftar Isi
×

 


Aktor Wawan Sofwan membawakan Monolog Topeng Dam dalam rangka HPN Banten 2026 di Gedung PWI Cianjur, Minggu (5/4/2026) malam, disaksikan antusias oleh penonton.

FOKUSDESA CIANJUR – Semangat Hari Pers Nasional (HPN) Banten 2026 terasa menggema di Cianjur. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cianjur berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menghadirkan pagelaran Monolog Topeng Dam karya Wawan Sofwan, yang sukses menyedot perhatian publik di Gedung PWI Cianjur, Minggu (5/4/2026) malam.

Pagelaran ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga menjadi simbol kuat bagaimana seni budaya dijadikan fondasi utama dalam mendorong kemajuan sektor pariwisata daerah. Adaptasi dari cerita pendek yang diangkat dalam monolog tersebut menghadirkan pesan mendalam sekaligus energi kreatif yang membakar semangat pelaku seni dan insan pers.

Kepala Disbudpar Kabupaten Cianjur, Yudha Azwar, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, keterlibatan komunitas profesi seperti PWI dalam mengangkat seni budaya menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem kreatif daerah.

“Ini kebanggaan bagi Cianjur. Apalagi karya yang ditampilkan merupakan bagian dari tur seni lintas kota, dari Sukabumi hingga Bandung. Artinya, Cianjur menjadi bagian penting dalam peta pergerakan seni nasional,” ujar Yudha.

Ketua PWI Cianjur, Mochamad Ikhsan, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata peran pers tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai motor penggerak kebudayaan.

“Alhamdulillah, rangkaian HPN Banten 2026 di Cianjur diisi dengan kegiatan yang produktif dan inspiratif. Kami bangga bisa menghadirkan seniman bereputasi nasional. Harapannya, kegiatan seperti ini terus berkembang dan semakin masif ke depan,” ungkap Ikhsan.

Ia juga menekankan bahwa pelestarian budaya harus menjadi perhatian serius dan terintegrasi dalam pembangunan pariwisata. Menurutnya, kekuatan karakter lokal adalah kunci daya tarik wisata yang berkelanjutan.

Tak hanya itu, momentum ini juga ditandai dengan pelantikan Lembaga Kebudayaan PWI Cianjur, sebagai langkah strategis memperkuat peran insan pers dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya lokal.

Dengan terbentuknya lembaga tersebut, diharapkan sinergi antara media, pelaku seni, dan pemerintah semakin solid, sehingga potensi wisata berbasis kearifan lokal Cianjur mampu menembus panggung yang lebih luas.

Energi kolaborasi ini menjadi bukti bahwa ketika pers dan budaya bersatu, Cianjur mampu tampil lebih kuat, kreatif, dan berdaya saing.


(Ganjar)

0Komentar