![]() |
| Ustadz Pahruroji “Ust Ngopi” saat berpose di atas sepeda motor miliknya. Selain menjabat Kepala KUA, ia aktif berdakwah dan membina masyarakat di Cianjur. |
Dikenal sebagai pribadi yang lugas, tegas, dan kharismatik, Ustadz Pahruroji saat ini mengemban amanah sebagai Kepala KUA. Di samping itu, ia aktif berdakwah dengan mengisi berbagai kegiatan keagamaan, mulai dari pengajian masyarakat, kegiatan di lingkungan Kodim 0608, hingga acara yang diselenggarakan oleh berbagai organisasi kemasyarakatan di Cianjur.
Kepeduliannya terhadap sosial juga terlihat dari upayanya dalam membina anak-anak jalanan agar memiliki arah hidup yang lebih baik. Dalam kehidupan keluarga, ia merupakan ayah dari lima orang anak, terdiri dari tiga laki-laki dan dua perempuan, yang saat ini menempuh pendidikan di perguruan tinggi dan pondok pesantren.
Dalam berbagai kesempatan, Ustadz Pahruroji menjelaskan filosofi di balik julukan “Ngopi” yang melekat pada dirinya. Filosofi tersebut memiliki tiga makna utama.
Pertama, “Ngopi” dimaknai sebagai ngolah pikir pikeun dzikir, yakni mengajak umat untuk mengolah pikiran agar senantiasa mengingat Allah melalui pengajian, syiar keagamaan, tabligh, hingga pembinaan komunitas.
Kedua, “Ngopi” berarti ngolah pisik ulin pikir, yang menekankan pentingnya menjaga dan mengangkat kearifan lokal Cianjur melalui tiga pilar budaya, yaitu ngaos, mamaos, dan maenpo.
Ketiga, “Ngopi” diartikan sebagai ngolah piduiteun, yakni mendorong semangat kewirausahaan guna memperkuat ekonomi umat.
Dengan berbagai peran tersebut, Ustadz Pahruroji terus berupaya menghadirkan dakwah yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat.
(Ganjar)












0Komentar