CIANJUR | fokusdesa.com – Sejumlah warga Kampung Margaluyu RT 002 RW 001, Desa Margaluyu, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur, menyampaikan keluhan terkait pengelolaan program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang dinilai belum berjalan optimal sesuai dengan perencanaan.
Keluhan tersebut disampaikan warga pada Rabu, 30 Desember 2024. Warga yang enggan disebutkan identitasnya menyoroti pemanfaatan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD), khususnya alokasi sekitar 20 persen yang digunakan untuk program budidaya ayam petelur.
Menurut warga, sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan, program budidaya tersebut dinilai belum sepenuhnya mempertimbangkan kondisi riil dan kelayakan teknis di lapangan. Selain itu, mereka juga mempertanyakan proses pengawasan serta evaluasi dari dinas terkait terhadap pelaksanaan program BUMDes tersebut.
Warga membandingkan pelaksanaan program di Desa Margaluyu dengan desa lain yang dijadikan percontohan. Di desa percontohan tersebut, budidaya ayam petelur disebut mampu dikelola dalam jumlah lebih dari 1.000 ekor dengan fasilitas kandang yang memadai. Sementara itu, di Desa Margaluyu, jumlah ayam petelur yang dikelola disebut sekitar 250 ekor dengan kondisi sarana yang dinilai belum optimal.
Perbedaan tersebut menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait kesesuaian antara perencanaan program dengan realisasi di lapangan. Warga berharap adanya keterbukaan informasi serta evaluasi menyeluruh agar pengelolaan BUMDes dapat berjalan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa.
Atas kondisi tersebut, warga meminta dinas terkait untuk melakukan peninjauan langsung terhadap aspek administrasi, uji kelayakan, hingga pelaksanaan program BUMDes. Mereka juga berharap pengawasan dapat diperkuat guna memastikan pengelolaan anggaran desa dilakukan secara akuntabel.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Margaluyu maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi. fokusdesa.com masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi.
(Deri)












0Komentar