CIAMIS, FOKUSDESA.COM — Penyaluran bantuan pangan komoditas beras kepada masyarakat berlangsung di Aula Desa Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Senin (21/9/2026).
Penyaluran tersebut turut dipantau Anggota Komisi IV DPR RI, Rina Sa’adah, Lc., M.Si. Pemantauan dilakukan antara lain untuk memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang telah ditetapkan sebagai penerima serta kualitas beras tetap terjaga.
Rina mengatakan bantuan pangan kali ini diperuntukkan bagi periode Juli, Agustus, dan September. Setiap penerima mendapatkan total sekitar 30 kilogram beras.
“Bantuan ini untuk tiga bulan, periode Juli, Agustus, dan September. Jadi, berjumlah sekitar 30 kg untuk penerima bantuan 800 penerima,” ujar Rina.
Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam setiap penyaluran bantuan. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan.
Pantau Kualitas Beras
Rina menyampaikan bahwa Komisi IV DPR RI turut melakukan pengawasan terhadap sejumlah aspek pangan, mulai dari produksi, harga hingga kualitas beras yang disalurkan kepada masyarakat.
Untuk penyaluran di Desa Cikoneng, ia menyebut kualitas beras yang diterima masyarakat tergolong baik.
“Alhamdulillah kualitasnya bagus sehingga masyarakat juga tidak ada komplain terkait kualitas beras,” katanya.
Ia berharap kualitas komoditas bantuan pangan tetap dipertahankan pada penyaluran berikutnya.
Warga Sampaikan Aspirasi Bantuan Minyak Goreng
Selain bantuan beras, Rina juga menyampaikan adanya aspirasi masyarakat terkait bantuan minyak goreng.
Menurutnya, pada periode sebelumnya sebagian masyarakat menerima bantuan beras sekaligus minyak goreng. Sementara pada penyaluran periode Juli, Agustus, dan September, bantuan yang diberikan berupa beras.
“Dulu dapat minyak, sekarang hanya beras saja,” ujar Rina menyampaikan aspirasi warga.
Ia menjelaskan, jenis bantuan yang disalurkan mengikuti kebijakan pemerintah pada periode berjalan. Meski demikian, pihaknya akan mendorong agar bantuan pada periode berikutnya dapat kembali mencakup minyak goreng.
“Kami coba dorong dari Komisi IV supaya bantuan selanjutnya harus dengan minyaknya,” ujarnya.
Rina menambahkan, kebutuhan masyarakat tidak hanya terbatas pada beras. Namun, pemenuhan kebutuhan pangan pokok tetap menjadi salah satu perhatian pemerintah dalam program bantuan pangan.
“Memang kebutuhan masyarakat tidak hanya di beras saja. Kami mengerti, kami paham, tetapi kami melihat sekarang yang menjadi konsen pemerintah itu bagaimana makanan pokoknya bisa tercukupi, bisa mendapatkan akses yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.
Penyaluran bantuan pangan di Desa Cikoneng tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan pemerintah diterima masyarakat sesuai sasaran.
Pada hari yang sama, kegiatan juga dilanjutkan dengan agenda Dinas Pertanian berupa penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian kepada masyarakat.
ARF — Kaperwil Jabar














0Komentar