![]() |
| Kombes Pol Hendra Rochmawan bersama tokoh adat mengikuti prosesi penghormatan dalam rangkaian Galunggung Award 2026 di Tasikmalaya.(Foto dok : Bid Humas Polda Jabar ) |
TASIKMALAYA, Fokusdesa.com — Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan S.I.K., M.H meraih Galunggung Award 2026 atas kontribusinya dalam memperkuat hubungan antara kepolisian, tokoh adat, pegiat budaya, dan masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan MASDA Jabar bersama Forum Silaturahmi Sunda Sabuana dalam kegiatan yang berlangsung di Batu Ampar, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (18/8/2026).
Pemberian penghargaan itu menjadi apresiasi terhadap pendekatan humanis dan pembinaan masyarakat yang dilakukan jajaran Polda Jabar dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Para pegiat budaya dan sosial yang tergabung dalam wadah berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 430/Kep.120-Disporabud/2026 menilai langkah tersebut mampu mempererat sinergi antara aparat keamanan, tokoh adat, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kombes Hendra mengibaratkan peran kepolisian dengan Gunung Galunggung yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Gunung diciptakan sebagai pasak bumi agar bumi tidak mudah terguncang, di samping memberikan manfaat bagi manusia dan makhluk lainnya di sekitar,” ujar Hendra.
Menurutnya, keberadaan setiap elemen dalam kehidupan bermasyarakat harus memberikan dampak positif. Ia mencontohkan Gunung Galunggung yang, meski merupakan gunung aktif, tetap memberikan manfaat bagi lingkungan melalui kesuburan tanah.
Hendra menegaskan, penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi strategi pemeliharaan keamanan berbasis masyarakat yang digagas pimpinan Polda Jabar.
“Penghargaan ini masuk dalam program yang digagas oleh Kapolda Jabar, yaitu menjaga dan merawat Jawa Barat. Dalam program ini, selain aspek keamanan, kita juga memperhatikan aspek kebudayaan dan sosial,” katanya.
Ia menambahkan, kepolisian akan terus membangun kolaborasi dengan para penggerak budaya dan pemangku adat di Jawa Barat.
“Kita adaptif dengan wilayah Jawa Barat dan kolaboratif dengan penggerak budaya yang ada. Kepolisian akan selalu bersinergi dan erat dengan kehidupan berbangsa serta berbudaya, khususnya di Jawa Barat,” tegasnya.
Sinergi antara kepolisian, tokoh adat, pegiat budaya, dan masyarakat diharapkan terus berkembang sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kehidupan sosial dan budaya di Jawa Barat.
Sumber: Bid Humas Polda Jabar
Editor: fokusdesa.com














0Komentar