TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
UNJ Jemput Mimpi Anak Desa, KIP Kuliah Jadi Jalan Menuju Kampus

UNJ Jemput Mimpi Anak Desa, KIP Kuliah Jadi Jalan Menuju Kampus

Daftar Isi
×

 


Mahasiswa UNJ bersama siswa usai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan sosialisasi Beasiswa KIP Kuliah di Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Sabtu (25/7/2026). (Foto: istimewa)

CIANJUR, fokusdesa.com – Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang tergabung dalam Forum KIP-Kuliah UNJ menggelar kegiatan Indikasi Pengembangan Pengabdian kepada Masyarakat 2026 di Aula Desa Rawabelut, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, petani, pedagang, kelompok pengajian, hingga warga setempat. Hadir dalam kegiatan itu Dr. M. Syamsul Taufik dari Fakultas Universitas Suryakancana serta Dr. Yasep Setiakarnawijaya, M.Kes, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Jakarta sekaligus Pembina Forum KIP-Kuliah UNJ.

Ketua Umum Forum KIP-Kuliah UNJ 2026, Muhammad Raihan Ramadhan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus upaya memperluas informasi mengenai akses pendidikan tinggi melalui program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K).

"Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya mengenalkan peluang kuliah melalui beasiswa KIP-K, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan di era digital, termasuk pemanfaatan teknologi dan pengembangan media," ujar Raihan.

Menurutnya, pengabdian masyarakat tidak hanya dilaksanakan di Desa Rawabelut, tetapi juga menyasar sejumlah satuan pendidikan dengan materi yang disesuaikan berdasarkan jenjang.

Di SDN Candrakusuma, mahasiswa memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana, mengingat wilayah tersebut memiliki potensi longsor dan gempa. Sementara di SMP Negeri 3 Sukaresmi, materi difokuskan pada kesehatan mental, penguatan karakter, dan kemampuan bersosialisasi di lingkungan sekolah.

Adapun di SMA Negeri 1 Pacet, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program beasiswa KIP-K, sebagai solusi bagi siswa yang terkendala kondisi ekonomi.

Ketua Pelaksana kegiatan, Ahmad Zulfikri Hasugian, berharap program tersebut mampu menjawab keterbatasan informasi yang masih dialami masyarakat, khususnya terkait akses pendidikan tinggi.

"Kami ingin kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan dampak yang dirasakan masyarakat. Banyak warga yang belum mengetahui peluang kuliah melalui beasiswa KIP-K. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang tetap melanjutkan pendidikan dan memperoleh kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik," katanya.

Sementara itu, Dr. Yasep Setiakarnawijaya, M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memetakan berbagai persoalan sosial dan pendidikan yang dihadapi masyarakat sebagai dasar penyusunan program pengabdian berikutnya.

Ia menilai masih rendahnya minat lulusan SMA untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi keluarga, tuntutan untuk segera bekerja, hingga minimnya dorongan dari lingkungan sekitar.


"Melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan mampu memetakan persoalan yang ada di masyarakat. Ke depan, UNJ akan menyusun program yang lebih terarah, termasuk memperkuat pemahaman orang tua tentang pentingnya pendidikan tinggi agar semakin banyak lulusan SMA yang memiliki kesempatan melanjutkan kuliah," ujar Yasep.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Universitas Negeri Jakarta dalam menghadirkan perguruan tinggi yang tidak hanya berfokus pada pendidikan di dalam kampus, tetapi juga aktif membangun masyarakat melalui pengabdian, peningkatan literasi pendidikan, serta perluasan akses menuju pendidikan tinggi bagi generasi muda di daerah dan kegiatan tersebut juga mendukung SDG's 4 Pendidikan Berkualitas,"Pungkasnya.

(Ganjar)

0Komentar