![]() |
| "Bupati Herdiat apresiasi koperasi berprestasi, semangat guyub wujudkan Ciamis maju." (Foto: arv) |
Ciamis_fokusdesa.com_//Peringatan Hari Ulang Tahun Koperasi ke-79 Tingkat Kabupaten Ciamis berlangsung penuh semangat kebersamaan di Gedung Dekopinda Ciamis, Sabtu (18/7/2026).
Mengangkat tema “Koperasi Bangkit, Ekonomi Ciamis Maju”, kegiatan ini menjadi penegasan bahwa koperasi adalah pilar penting dalam mewujudkan visi “Ciamis Guyub, Ngawangun Galuh”.
Hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah, Ketua Dekopinda Dr. H. Toto Marwoto, M.Pd, pengurus koperasi, pelaku UMKM, serta perwakilan gerakan koperasi dari 27 kecamatan se-Kabupaten Ciamis.
Guyub dan Gotong Royong Kunci Pembangunan
Dalam sambutannya, Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya menekankan bahwa semangat guyub bukan hal baru bagi masyarakat Ciamis. Nilai itu justru menjadi napas dari gerakan koperasi itu sendiri.
“Koperasi tugasnya sangat sejalan dengan visi kita, Ciamis Guyub Ngawangun Galuh. Kekuatan kita bukan hanya di uang, tapi di kebersamaan dan gotong royong yang sudah mengakar,” ungkap Bupati.
Bupati jujur menyampaikan kondisi keuangan daerah saat ini masih defisit. Ruang fiskal untuk pembangunan pun terbatas. Namun menurutnya, keterbatasan itu bukan alasan untuk berhenti.
“Membangun di saat anggaran banyak itu biasa. Yang luar biasa adalah tetap bisa berprestasi saat anggaran terbatas. Dan itu sudah dibuktikan Ciamis,” tegasnya.
Bupati mencontohkan Kelurahan Sindangrasa yang berhasil menjadi Juara 1 Lomba Kelurahan Tingkat Jawa Barat. Padahal anggaran kelurahan hanya sekitar Rp280 juta per tahun, jauh di bawah kota besar seperti Bandung atau Bekasi yang mencapai miliaran.
“Kenapa bisa menang? Karena partisipasi masyarakatnya luar biasa. Gotong royong bangun jalan, irigasi, jaga kebersihan, kegiatan sosial. Kalau dihitung nilai gotong royongnya, bisa miliaran,” jelasnya.
Prestasi lain yang disorot Bupati adalah keberhasilan Ciamis meraih Juara 1 Penghargaan Kebersihan Sri Baduga Mahkota Binokasih tingkat Jabar dengan hadiah Rp15 miliar. Keberhasilan itu bukan karena alat mahal, melainkan karena warga sudah terbiasa memilah sampah organik dan anorganik dari rumah.
Di momentum HUT ini, Bupati juga menyinggung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau KDMP. Dari target 265 desa dan kelurahan, baru sekitar 30 yang sudah berjalan, sisanya masih proses.
“Koperasi harus jadi benteng ekonomi desa. Tugasnya menyerap hasil pertanian warga, supaya tidak langsung jatuh ke tangan tengkulak dengan harga murah,” kata Herdiat.
Ia menyayangkan masih banyak hasil panen Ciamis dijual keluar daerah, padahal kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis juga belum sepenuhnya bisa dipenuhi dari produksi lokal.
“Jangan sampai hasil bumi kita dinikmati daerah lain, sementara petani kita sendiri belum dapat nilai tambahnya. Koperasi harus hadir jadi solusi,” tegasnya.
Pemerintah daerah sebelumnya, lanjut Bupati, sudah menyiapkan skema penyertaan modal untuk BUMD agar bisa membantu menyerap hasil pertanian dan memberdayakan pelaku usaha kecil.
Acara HUT ke-79 diisi laporan panitia oleh Dadang Nurdin, S.KM., M.Kes, sambutan Ketua Dekopinda, penyerahan piagam penghargaan kepada koperasi berprestasi, dan pemotongan tumpeng.
Setelah acara inti, Bupati bersama jajaran meninjau stand bazar KUMKM dan Gerakan Pangan Murah. Kemeriahan ditutup dengan Fashion Show Hijab dari UMKM binaan koperasi.
Bupati berharap, dengan semangat guyub dan inovasi, koperasi di Ciamis bisa naik kelas. Bukan hanya kuat di simpan pinjam, tapi juga produktif, modern, dan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan.
“Kalau koperasi kuat, maka ekonomi Ciamis pasti maju,” pungkasnya.
{Kaperwil jabar :ARF}














0Komentar