![]() |
| Gerobak pedagang nasi goreng terbakar di kawasan Car Free Day (CFD) Cianjur. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(Foto:Deri) |
CIANJUR – Sebuah gerobak milik pedagang nasi goreng terbakar di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Kabupaten Cianjur, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa tersebut menghanguskan gerobak beserta sejumlah peralatan usaha yang berada di dalamnya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta berdasarkan keterangan pemilik gerobak.
Mendapat laporan dari warga, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur bersama personel kepolisian segera menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api sekaligus mencegah kobaran api merembet ke area sekitar.
Pemilik gerobak, Mumuh, mengaku mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat informasi dari warga. Saat tiba di lokasi dan membuka gerobaknya, seluruh bagian dalam sudah hangus terbakar.
"Pada saat kejadian saya tidak tahu. Tidak lama setelah mendapat informasi saya langsung menghampiri gerobak dagangan saya. Saat saya buka, bagian dalamnya sudah gosong terbakar," ujar Mumuh.
Akibat peristiwa itu, Mumuh memperkirakan nilai kerugian yang dialaminya mencapai sekitar Rp15 juta.
Sementara itu, pihak kepolisian menyatakan penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Berbagai informasi yang beredar di lokasi, termasuk dugaan api berasal dari puntung rokok maupun dugaan lainnya, belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih menunggu hasil penyelidikan petugas.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi serta menunggu hasil penyelidikan resmi guna menghindari munculnya spekulasi yang dapat menyesatkan publik.
Dengan demikian, penyebab pasti kebakaran baru dapat dipastikan setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan oleh aparat berwenang selesai dilakukan.
(Gnr)













0Komentar