TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
Suasana Haru Menyambut Kloter Terakhir Jamaah Haji Ciamis 1447 H, Dua Jamaah Masih Jalani Perawatan di Madinah

Suasana Haru Menyambut Kloter Terakhir Jamaah Haji Ciamis 1447 H, Dua Jamaah Masih Jalani Perawatan di Madinah

Daftar Isi
×

 


Ciamis_fokusdesa.com_// Suasana haru dan tangis bahagia pecah saat kloter terakhir jamaah haji asal Kabupaten Ciamis tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tiba di Tanah Air. Pelukan erat dan doa syukur mewarnai pertemuan keluarga dengan para jamaah yang baru saja menuntaskan ibadah di Tanah Suci.

Pemulangan seluruh jamaah Ciamis berlangsung lancar hingga kedatangan kloter terakhir. Panitia memastikan seluruh proses pelayanan dan penjemputan berjalan maksimal demi kenyamanan jamaah pasca beribadah haji.

Namun di balik suka cita itu, ada dua jamaah Ciamis yang belum dapat berkumpul bersama keluarga. Abdul Hamid dan Abdul masih menjalani perawatan medis di Madinah, Arab Saudi, karena kondisi kesehatan yang belum memenuhi syarat perjalanan udara.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kemenhaj Kab. Ciamis Nana Supriatna menyampaikan, otoritas kesehatan Arab Saudi belum mengizinkan keduanya diterbangkan.

“Dua jamaah masih tertinggal di Madinah karena sakit. Mereka belum diperbolehkan terbang karena dinyatakan belum layak terbang oleh otoritas kesehatan Saudi,” ujar Nana saat menyambut kedatangan kloter terakhir di Ciamis, Senin 22 Juni 2026.

Sejak awal perawatan di rumah sakit, pihak keluarga sudah mendapat informasi dan laporan perkembangan kondisi keduanya dari petugas.

“Sejak masuk rumah sakit, keluarga sudah langsung dikonfirmasi oleh petugas terkait. Kami terus melakukan pemantauan dan koordinasi mengenai kondisi keduanya,” katanya.

Harapan dan Doa untuk Jamaah yang Sakit

Sesuai aturan Arab Saudi, jamaah sakit akan dipulangkan setelah dinyatakan layak terbang. Tidak ada batas waktu pasti, karena keputusan sepenuhnya bergantung pada perkembangan medis pasien.

“Kita semua berharap dan berdoa agar kondisi mereka segera membaik. Kalau sudah dinyatakan layak terbang, maka akan segera diterbangkan ke Indonesia untuk berkumpul kembali dengan keluarga,” tambah Nana.

Ia juga menyampaikan harapan dari Kementerian Haji dan Umrah agar keluarga tetap tabah dan terus mendoakan kesembuhan kedua jamaah.

“Kami dari Kemenhaj Kab. Ciamis terus mendampingi keluarga dan berkoordinasi dengan petugas di Madinah. Semoga Allah SWT segera memberikan kesembuhan dan kemudahan jalan pulang bagi Bapak Abdul Hamid dan Bapak Abdul,” ucapnya.

Apresiasi untuk Semua Pihak

Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini. Mulai dari Pemerintah Kabupaten Ciamis, unsur Forkopimda, aparat kepolisian, petugas keamanan, hingga Dinas Perhubungan yang mengawal perjalanan jamaah dari Bandara Internasional Kertajati menuju Ciamis.

“Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja sama dan memberikan dukungan luar biasa. Alhamdulillah, seluruh rangkaian pemulangan jamaah haji dapat berjalan dengan baik dan aman,” ungkap panitia.

Terkait waktu kedatangan kloter terakhir yang mundur 15 menit dari jadwal awal, panitia menjelaskan hal itu karena penyesuaian jadwal dengan rombongan pengawalan dari Kertajati.

“Secara teknis bisa dipercepat, namun hasil koordinasi mengharuskan keberangkatan menyesuaikan dengan rombongan pengawalan. Meski mundur 15 menit, seluruh perjalanan tetap lancar dan aman hingga tiba di Ciamis,” jelasnya.


{Kaperwil jabar:ARF}

0Komentar