TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
PWI Cianjur Tanggapi Pemberitaan yang Dinilai Tidak Berimbang, Siap Tempuh Jalur Hukum

PWI Cianjur Tanggapi Pemberitaan yang Dinilai Tidak Berimbang, Siap Tempuh Jalur Hukum

Daftar Isi
×

 

Cianjur — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur menyayangkan munculnya sejumlah pemberitaan di media online yang dinilai tidak berimbang dan berpotensi mendiskreditkan lembaga profesi wartawan tersebut. PWI menegaskan akan mengambil langkah hukum apabila tidak ada itikad baik dari pihak terkait.

Ketua PWI Kabupaten Cianjur, Mohammad Ikhsan, menyampaikan bahwa pemberitaan yang beredar dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan dan cenderung menyudutkan organisasi.

Menurutnya, dalam pemberitaan tersebut disebutkan adanya dugaan upaya menghalangi tugas jurnalistik. Namun, PWI Cianjur menilai narasi tersebut tidak tepat dan tidak menggambarkan kondisi yang sebenarnya terjadi.

“Yang kami temukan di lapangan, justru terdapat dugaan tindakan tidak sesuai dengan kode etik oleh oknum yang mengaku sebagai wartawan. Dugaan tersebut berkaitan dengan adanya indikasi permintaan sejumlah uang kepada pengusaha, yang diperkuat dengan bukti berupa pesan singkat,” ujar Ikhsan.

Ia menegaskan bahwa PWI sebagai organisasi profesi menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan tidak mentolerir segala bentuk pelanggaran, termasuk tindakan yang dapat mencoreng nama baik profesi wartawan.

Atas dasar itu, PWI Kabupaten Cianjur menyatakan sikap tegas dengan menyayangkan pemberitaan yang dinilai tidak berimbang serta berpotensi menyesatkan publik.

Sebagai langkah lanjutan, PWI Cianjur berencana melayangkan somasi kepada sejumlah media online yang telah memuat pemberitaan tersebut. Somasi tersebut diharapkan menjadi bentuk peringatan agar pihak terkait segera memberikan klarifikasi dan melakukan perbaikan.

“Jika tidak ada itikad baik, kami akan menempuh jalur hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

PWI Cianjur juga mengimbau seluruh insan pers untuk tetap menjaga profesionalisme serta mematuhi kode etik jurnalistik dalam menjalankan tugas, demi menjaga kepercayaan publik terhadap media.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media yang dimaksud belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait guna memperoleh keterangan lebih lanjut.


(Gnr)

0Komentar