TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
Aliansi Mahasiswa Cianjur Soroti Prioritas Anggaran, Tolak Karnaval MBSP di Tengah Dampak Bencana

Aliansi Mahasiswa Cianjur Soroti Prioritas Anggaran, Tolak Karnaval MBSP di Tengah Dampak Bencana

Daftar Isi
×


Spanduk berisi aspirasi masyarakat terkait rencana karnaval MBSP di Cianjur, Rabu (6/5/2026).

FOKUSDESA. CIANJUR |— Rencana pelaksanaan Karnaval Mahkota Binokasih Sanghyang Pake (MBSP) pada Rabu (6/5/2026) mendapat sorotan dari Aliansi Mahasiswa dan sejumlah warga di Kabupaten Cianjur. Mereka menilai kegiatan tersebut perlu dikaji ulang dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat terdampak bencana pergerakan tanah di wilayah Cianjur Selatan.

Koordinator aliansi, Abah Suhe, menyampaikan bahwa penolakan yang disuarakan merupakan bentuk kepedulian terhadap korban bencana yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius, khususnya dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar dan pemulihan.


“Dalam situasi seperti ini, kami mendorong agar kebijakan dan penggunaan anggaran lebih difokuskan pada penanganan korban terdampak bencana,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, Mahkota Binokasih memiliki nilai historis dan filosofis sebagai simbol kepemimpinan yang melindungi masyarakat. Oleh karena itu, ia menilai pelaksanaan kegiatan yang bersifat seremonial perlu diselaraskan dengan kondisi sosial yang tengah dihadapi masyarakat.

Aliansi juga meminta pemerintah daerah untuk memprioritaskan langkah-langkah tanggap darurat, termasuk percepatan bantuan dan pemulihan bagi warga terdampak.

Sejumlah wilayah di Cianjur Selatan sebelumnya dilaporkan mengalami bencana pergerakan tanah yang berdampak pada permukiman warga. Namun, hingga kini belum seluruh kebutuhan korban dapat terpenuhi secara optimal.

Pemerintah daerah belum memberikan keterangan resmi terkait tanggapan atas aspirasi tersebut maupun kepastian pelaksanaan karnaval. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.


(DRL)

0Komentar