TUM8TSG8GUW9GUAlGUMiTUCoTd==
Light Dark
Sinergi Sehat dan Hijau: PDI Perjuangan Cianjur Rayakan Hari Kartini Bersama Praktisi Yoga dan Perempuan Desa

Sinergi Sehat dan Hijau: PDI Perjuangan Cianjur Rayakan Hari Kartini Bersama Praktisi Yoga dan Perempuan Desa

Daftar Isi
×


CIANJUR – Memperingati Hari Kartini 2026, suasana Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur tampak berbeda pada Selasa pagi. Puluhan perempuan dari berbagai pelosok desa berkumpul untuk mengikuti gelaran Yoga bersama sekaligus menerima pembagian bibit pohon sebagai simbol kemandirian dan pelestarian lingkungan.

​Agenda ini diinisiasi oleh Susilawati, S.H., M.H., M.K.P. selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, bekerja sama dengan Perkumpulan Praktisi Yoga Nasional Indonesia (PPYNI). Dengan semangat "Perempuan Akar Rumput: Berbudaya, Berdaya, dan Berdampak", kegiatan ini bertujuan memperkuat peran wanoja (perempuan) Cianjur di sektor kesehatan dan ekologi.

​Manfaat nyata dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Roswanah (44), warga Bunikasih, Warungkondang, menyatakan rasa syukurnya dapat berpartisipasi. Ia menilai perpaduan olahraga yoga dan pemberian bibit pohon merupakan bentuk perhatian yang menyentuh kebutuhan dasar warga.

​"Kami merasa sangat diperhatikan. Selain raga jadi sehat karena yoga, bibit pohon yang diberikan sangat bermanfaat untuk penghijauan di lingkungan rumah kami. Harapan saya, acara yang menyentuh warga kecil seperti ini bisa terus berlanjut," tutur Roswanah.

Susilawati, S.H., M.H., M.K.P. menjelaskan bahwa pemilihan kegiatan yoga dan bagi-bagi bibit pohon memiliki filosofi mendalam. Menurutnya, semangat Kartini di era modern harus diimplementasikan melalui aksi nyata yang berdampak pada ketahanan keluarga dan lingkungan.

​"Perempuan adalah jantungnya kehidupan. Jika perempuannya sehat melalui yoga dan lingkungannya asri dengan menanam pohon, maka kesejahteraan keluarga akan lebih mudah dicapai. Kami ingin memastikan perempuan akar rumput di Cianjur tidak hanya berbudaya, tapi juga berdaya secara fisik dan ekonomi melalui aksi lingkungan ini," tegas Susilawati.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan perempuan lainnya di Jawa Barat untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi sesama, selaras dengan cita-cita perjuangan Raden Ajeng Kartini.

0Komentar